Kepala Dusun Diingatkan Antisipasi Perubahan Musim

dscn3042-small
Kepala desa sedang memimpin Rapat
dscn3047-small
Para Kepala Dusun dan Masyarakat Sedang mendengar

Lutha Rato Broadband///

Para Kepala Dusun di Desa Lutha Rato diingatkan untuk mengantisipasi adanya perubahan iklim dari musim kemarau ke musim hujan. Pasalnya setiap terjadi perubahan musim terjadi dua permasalahan penting yakni, krisis pangan dan persoalan penyakit seperti malaria, demam berdarah dan muntaber. Apabila terjadi persoalan seperti itu maka segera mengambil langkah cepat sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Lutha Rato, Agustinus Lambertus Bere, saat memimpin Rapat Koordinasi menyangkut antisipasi perubahan musim, di Ruang Aula Kantor Desa Lutha Rato, Senin,19/12/2016. Hadir saat itu Rapat Koordinasi, Sekretaris Desa, Antonius Mau Loko, Kaur Pembangunan, Agustinus Mau Bere, Kaur Pemberdayaan, Antonius Mau Djara, Pamong Tani, Dominikus Asa, Pamong Trantib, Remigius Tes Mali, serta Para Kepala Dusun dan masyarakat di lingkungan desa Lutha Rato.

Kepala Desa Lutha Rato Mengatakan , memasuki misim penghujan biasanya muncul penyakit-penyakit seperti malaria, ispa, muntaber, demam berdarah. Trehadap hal ini, peran POSKESDES dan PUSKESMAS lebih dioptimalkan. Petugas Kesehatan harus siaga dilapangan guna mengantisipasi manakala ada serangan penyakit secara tiba-tiba terhadap warga. “Jadi saya minta agar Para Kepala Dusun untuk antisipasi dini mengenai perubahan musim. Karena biasanya ada dampak ikutannya,” Kata Kepala Desa Lutha Rato.

Masalah lain yang juga dibahas dalam Rapat tersebut adalah mengenai masalah Pangan Masyarakat. Menurut Kades untuk Pangan saat ini masih normal karena sampai saat ini belum ada laporan dari Kepala Dusun. “Pangan untuk saat ini belum ada masalah, tapi kalaupun ada persoalan krisis pangan maka saya minta untuk diambil langkah darurat, “Katanya seraya meminta agar instansi terkait seperti Dinas Pertanian dan Perkebunanan, Dinas Ketahanan Pangan dan juga Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Belu untuk terus memantau kondisi pangan yang ada ditengah masyarakat.

Sedangkan untuk kesehatan, dirinya menyampaikan kepada pimpinan Dinas Kesehatan yang ada di Kecamatan dalam hal ini Kepala Puskesmas untuk melakukan monitoring secara terus-menerus ke POSKESDES -POSKESDES  yang ada. Kalau ada persoalan maka harus diambil tindakan cepat. //Alfonsius Karaen///

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan