Malam Natal di Perbatasan RI – RDTL Yang Damai dan Penuh Hikmat

20161224_184611-small
Pater Aris Sedang Membaca injil Lukas, 2:1-14
20161224_194251-small
Kadang Natal Yang Nan Indah

///Sideka Lutha Rato Broadband///

Malam Natal diperbatasan RI – RDTL  (Kapela Piebulak) yang jatuh pada hari sabtu, 24-12-2016 tadi malam bagi umat kristiani yang berada didunia merayakannya dan lebih khusus bagi umat  katolik yang berada di dua desa yaitu desa Lo’onuna dan Lutha Rato yang berasal dari tiap-tiap lingkungan memberi warna berbeda karena biarpun kapela kecil tetapi misa malam natal yang dihadiri umat sekitar 350-an orang umat di kapela Piebulak. . Perayaan Natal tahun ini berbeda dengan tahun lalu karena gereja kita dalam keadaan genting oleh karena itu bagi umat semua diharapkan terus berjaga-jaga dan was-was ungkap Pater Aris. Perayaaan Natal tahun ini di Paroki St. Gerardus – Nualain khususnya di Kapela Piebulak berjalan dengan baik dan aman sesuai dengan konsep dari para umat. Koor Sponsor dalam Perayaan Malam Natal ini dibawahkan oleh umat lingkungan besar Purlolo dan Lo’ona Tas  yang membawahkan lagu-lagu malam natal yang merdu dan semangat baru bagi umat yang berada di Kapela Piebulak. Dalam Perayaan tersebut bacaan-bacaan yang kita renungkan adalah Yesaya ,9:1-6 Tentang Kelahiran Raja Damai, Surat Paulus Kepada Titus, 2:11-14 Tentang Kasih Karunia Allah menyelamatkan Manusia dan Injil Lukas,2:1-14 Tentang Kelahiran Yesus. Setelah mendengarkan bacaan-bacaan tersebut kita sebagai umat diajak untuk mendengarkan dan merenungkan “Juru Selamat Telah Lahir” Demikian ungkapan Pater Aris dalam kotbahnya pada malam natal. Diuraikan oleh Pater Aris : “Juru Selamat Telah Lahir yang hidup secara manusia dihadapan Tuhan, malam natal adalah malam yang membawa damai suka cita bagi kita semua. Malam Natal ini semua umat yang berada didunia mengetahui bahwa telah lahir sang juru selamat dan hadir bersama kita . Bagi umat diharapkan untuk merenungkan masmur tanggapan “Hendaklah Langit Bersuka Cita, dan bumi Bersorak-Sorai, dihadapan Wajah Tuhan, Karena Ia Sudah Datang – …Haleluya….Haleluya”. Amin.// Alfons Karaen///

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan