DESA LUTHA RATO MELAKUKAN MUSYAWARAH RENCANA PEMBANGUNAN DESA (MUSRENBANGDES) T.A 2017

20170306_113107 (Small)
Tim Dari Dinas PMD Kabupaten Belu, Sekcam Laksel, Kades Lutha Rato
Lutha Rato. desa.id

Desa Lutha Rato Adalah Salah Satu Desa Yang Berada Di Kabupaten Belu Yang Berbatasan Langsung Dengan Negara Demokatica Timor Leste Yang Hari Ini, Senin, 06-03-2017  Melakukan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (MUSRENBANGDES) Bertempat di Aula Kantor Desa Lutha Rato. Kegiatan Tersebut Dimulai Pukul 09.00 Wita s/d Selesai . Kegiatan Ini Dihadiri Oleh Kabid Dari Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Belu (Maria Gaudensia B. Manek), Staf Ahli (Daniel Ena Mau), Sekertaris Camat Lamaknen Selatan (Yustinus Loko Bau, SE),Kepala Desa Lutha Rato (Agustinus Lambertus Bere), Sekertaris Desa Lutha Rato (Antonius Mau Loko), Aparat Desa, Ketua BPD Beserta Anggotanya, Ketua LPM Beserta Anggotanya, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tim Verifikasi Desa, Serta Masyarakat  Utusan Dari Tiap Dusun Se-Desa Lutha Rato. Dalam Kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran 2017 Kepala Desa Lutha Rato (Agustinus Lambertus Bere) Dalam Sambutannya Mengatakan : “Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Ini Dilakukan Sesuai dengan Hasil Dari Musyawarah Desa Yang Sudah Dilakukan Pada Tanggal 30/01/2017 Bertempat di Aula Kantor Desa. Lebih Lanjut Agus Mengatakan Masyarakat Utusan Dari Tiap Dusun Harus Hadir Serta Peran Aktif Peserta itu Sangat Penting Karena Dalam Musyawarah Tersebut Harus Ada Usulan Dari Masyarakat Serta Membentuk Suatu Forum Musyawarah dan Diskusi. Musyawarah Desa Tahun 2017 Ini Sebenarnya sudah dipandu Oleh BPD Oleh Karena Itu Ketua BPD atau Anggota Harus Mempersiapkan Diri, Tandasnya.

Lebih Lanjut Dipertegas Oleh Sekertaris Camat Lamaknen Selatan (Bapak Yustinus Loko Bau, SE) Mengatakan : “Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Ini Adalah Salah Satu Bagian Sistem Besar Yang Diatur Oleh Undang-undang Serta Sebagai Awal Yang Baik Untuk Kita Ditingkat Nasional. Musyawarah Ini Hanya Sekedar Peran Aktif Dari Peserta Karena Berbicara Tentang Kebutuhan Masyarakat Khususnya Masyarakat Desa Lutha Rato Serta Perencanaan Dalam Musrenbangdes Tahun Ini Adalah Membahas Kebutuhan Masyarakat Untuk Tahun Anggaran 2017 Nanti. Forum ini Luar Biasa Karena Tanpa Forum Ini Pembangunan Nasional Tidak Penting Karena Pembangunan Dinegara Ini Bermula Dari Desa, Tandasnya Yustinus.

Musrenbangdes Lutha Rato Ini juga Dipertegaskan Lagi Oleh Kabid dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Belu (Maria Gaudensia B. Manek) Mengatakan :”Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Ini Harus Mengikuti Rel Yang Sudah Ada Yaitu Menurut Dasar Hukumnya Permendagri No. 22 Tahun 2016 Tentang Prioritas Penggunaan Dana 2017, Serta Usulan Harus Sesuai Dengan Kebutuhan Masyarakat Itu Sendiri dan Sesuai Keperluan Masyarakat, Serta Kita Harus Melihat Perencanaan Yang Ada di Desa Dimana Kegiatan-Kegiatan Yang Diprioritaskan di Tahun 2017, dan Dana Yang Di Kucurkan Oleh Pemerintah Pusat Untuk Desa Berkisaran Rp. 1 Milyar 5 Ratus Juta Lebih – Rp. 1 Milyar 8 Ratus Juta Lebih, Dimana 30 % Untuk Operasional Pemerintah Desa dan 70 % Untuk Kebutuhan Masyarakat dan Ini Kita Melihat Pada Usulan-Usulan Pada Saat Perengkingan  Yang Kita Ketahui  Serta Menjadi Prioritas dan Harus Disertai Data Pendukung. Oleh Karena Itu Masyarakat Juga Harus Bekerjasama, karena Satu Kegiatan Itu Berhasil Bila Ada Dukungan Dari Masyarakat Karena Kebutuhan Masyarakatlah Yang Menjadi Sasaran, Tandas Densi.

Dalam Acara Ini Juga Diadakan Penandatanganan Berita Acara Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran 2017 Oleh Para Kepala Desa, Anggota BPD, LPM, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dari Tiap-tiap Dusun Se-Desa Lutha Rato///Alfons Karaen///

 

20170306_112039 (Small)
Peserta Menyanyikan Lagu”Indonesia Raya”
20170306_125326 (Small)
Peserta Musrenbangdes T.A 2017

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan