Forum Group Discussion (FGD) Assessment Pada Desa Broadband Terpadu (DBT) 2017

FGD Desa Broadband Terpadu 2017
Acesor Sedang Memberikan Kata Sambutan
Acesor Sedang Menerangkan Tentang Format Matriks : Identifikasi dan deskripsi Pengembangan Desa Broadband Terpadu 2017 Dalam Plaffon tata Kelola Desa, Matriks Profil (Peta Sosial) Komunitas Desa Broadband Terpadu 2017, dan Tipe Desa Broadband Terpadu 2017
Foto Bareng Tim Acesor, Kades, Serta Para Peserta FGD

Tim Acesor Desa Broadband  dari PSP3-LPPM IPB (Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Pertanian Bogor Yang Bekerja Sama Dengan Kementrian Komunikasi dan Informasi, BP2DK  dan BP3TI. Dalam Kegiatan Focus Group Discusion (FGD) Yang Selenggarakan di Aula Kantor Desa Lutha Rato, dimulai Pukul 09.00 dan diikuti Oleh 15 Peserta yaitu Kades, BPD, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pendidik, Kelompok Perempuan, Tokoh Pemuda dan Masyarakat Utusan dari Enam Dusun.

Kedatangan Tim  Assessment Ini Ditujukan Untuk Meninjau dan Mengkaji Kemampuan Desa-Desa Penerima Program Desa Broadband Terpadu 2017 Dalam Memahami Platform Tatakelola Desa Untuk Menciptakan Tatakelola Desa yang Terpadu dan Berkelanjutan. Assessment ini dilakukan Terhadap Profil (Peta Sosial) di 222 Komunitas Desa Broadband Terpadu di Seluruh Indonesia Pada Tahun 2017. Desa Lutha Rato Masuk dalam Tipe 1 Yaitu Termasuk Desa Berkelanjutan Broadband Terpadu.

Tim Acesor (Erna Setriana) Dalam Sambutannya Mengatakan Kedatangan Kami di Desa Lutha Rato  Sebagai Salah Satu Penerima Desa Broadband Terpadu (DBT) Yaitu Untuk Meninjau dan Mengkaji Kemampuan Desa-Desa Penerima Program Desa Broadband Terpadu Tahun 2017 Dalam Memahami Platform Tata Kelola Desa untuk Menciptakan Tatakelol Desa Yang Terpadu dan Berkelanjutan. Bang Erna Juga Berharap Masyarakat Desa Lutha Rato gunakan-lah Internet Desa Sebaik Mungkin Serta harus di umumkan Kepada seluruh Masyarakat Supaya Masyakat Datang Menggunakannya, Karena Internet apa saja yang diminta pasti dia Menjawab.

Lebih Lanjut Dalam Focus Group Discusion (FGD) Tersebut Kepala Desa Lutha Rato (Agustinus L. Bere) Menyatakan Sangat Mendukung Program ini Karena  Dengan Internet Masyarakat Desa Bisa Dengan Mudah Terhubung Dengan Siapa Saja Serta Dapat Belajar. Beliau (Kades Lutha Rato) Juga Berharap Semoga Pemerintah Daerah Kabupaten Belu  Bisa Mensuport Para Pandu Desa Yang Bertindak sebagai Pengelola Website Desa. ///Pandu Desa Alfons Karaen//

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan