AKSI NYATA TIM NUSANTARA SEHAT DESA LUTHA RATO DI BATAS INDONESIA – TIMOR LESTE

Tampak Tugu Desa Siaga Bagian Kanan

Lutha Rato.desa.id. Desa Lutha Rato adalah salah desa siaga yang terpilih diwilayah Kecamatan Lamaknen Selatan dikarenakan di desa ini terisolir dan terpencil serta jauh dari sarana kesehatan. Desa Lutha Rato memiliki Penduduk kurang lebih 1000 lebih jiwa  oleh karena itu pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah selalu memperhatikannya dibidang kesehatan dan sarana dan prasarananya. Perwakilan dari Tim Nusantara Sehat yaitu Ibu Yulandari mengatakan “Selagi Muda, Selagi Kuat, Selagi Bisa, Nothing Impossible !! Sebaik-baik manusia ialah manusia yang bermanfaat” Kalimat inilah yang selalu membara di relung hati saya dalam melewati masa muda. Sehingga, dengan mengalirkan kalimat berenergi positif ini kedalam jiwa, maka selalu akan terwujud tindakan-tindakan yang positif pula.

Nusantara Sehat adalah wadah yang tepat untuk mengabdikan diri dan mengekspresikan “kebermanfaatan untuk sesama”. Saya hanya ingin hidup saya berarti! Karena Tuhan menciptakan dan menghadirkan saya di dunia ini, pasti mempunyai arti. Saya pemuda Indonesia, elemen bangsa yang tentu ikut memikul beban dan masalah Negara. Menjadi bagian dari peradaban bangsa ialah hal yang saya rasa perlu dan harus dipahami oleh pemuda-pemuda bangsa. Soal masalah Negara yang tak kunjung selesai, tak akan hanya bisa diselesaikan oleh sebelah pihak (pemerintah). Pemuda harusnya ikut turun tangan. Kesadaran inilah yang menjadi melatarbelakangi saya menyediakan diri untuk bergabung di Nusantara Sehat, lanjut Yulandari.

Nuantara Sehat sendiri adalah program yang diselenggarakan oleh Kementeriaan Kesehatan Republik Indonesia yang tujuannya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang mencakup preventif, promotif, dan kuratif dengan melibatkan tenaga kesehatan muda yang akan ditempatkan di daerah pelosok dan perbatasan Nusantara.

Dengan latar belakang yang saya punya sebagai tenaga kesehatan, sudah selayaknya saya menerjunkan diri dan melihat lebih dekat kondisi kesehatan bangsa. Khususnya saudara-saudara kita yang berada di pinggiran, ujung Indonesia, yang tidak tersentuh pelayanan kesehatan. Meskipun dengan keterbatasan yang saya punya, saya hanya ingin memanifestasikan ilmu saya, walau ilmu yang saya punya masih sedikit.

Kalau bukan kita, siapa lagi?

Keluar dari zona aman dan menunjukkan aksi nyata adalah tindakan yang dibutuhkan pertiwi. Bukan hanya demonstrasi, tuntutan ke pemerintah, tanpa ada kontribusi nyata, inilah sikap pemuda yang sangat disayangkan oleh Ibu pertiwi. Sudah saatnya kita bersinergi. Tentu masalah tak akan bisa kita selesaikan sendiri. Kita (pemuda bangsa) harusnya berkolaborasi!

Aksi nyata yang dilakukan Tim Nusantara Sehat salah satunya membangun Tugu Nusantara Sehat di pertigaaan jalan desa supaya bisa dilihat orang dari mana saja. Tetapi yang lebih diutamakan Tim Nusantara Sehat Nualain, membangun Desa Binaan, Desa Siaga Nusantara Sehat di Desa Lutharato Kec Lamaknen Selatan (batas Timor Leste – Indonesia). Desa siaga ini dapat terwujud atas dukungan dan kerja sama Dinas Kesehatan Kab Belu, Camat Lamaknen Selatan dan Bapak Desa Lutha Rato, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan seluruh masyarakat. Langkah ini kami lakukan, mengingat pernah terjadi kematian ibu disini, dan jarak lokasi sangat jauh dari fasilitas kesesehatan. Kondisi jalan rusak, bebatuan lepas, kondisi jalan naik turun gunung dan ada 1 dusun disini yang harus melewati sungai. Ada 3 dusun yang benar-benar sulit kondisi jalannya dan rusak dan tidak ada listrik, seperti pada Dusun Tirs Oan, Haulata dan Boltoi. Kegiatan yang kami lakukan antara lain melakukan pendampingan pembuatan jamban sederhana dan sehat di enam (6) dusun di Desa Lutha Rato.

Bukan cuma itu, kami juga membuat tali jemuran, tempat sampah dan rak piring bersama-sama. Kunci dari kegiatan ini yaitu ingin wewujudkan kesehatan yang maksimal di batas negara. Desa siaga ini kami bentuk jejaring di dusun-dusun, ada 6 jejaring di desa tersebut diantaranya:

  1. Jejaring Dana.
  2. Jejaring Data
  3. Jejaring Donor
  4. Jejaring KIA dan ASI Esklusif
  5. Jejaring Transport
  6. dan ada tambahan Jejaring Stop Buang Air Besar Sembarang

Dengan terbentuknya desa binaan atau desa siaga kami berharap supaya masyarakat siap dan siaga dalam menagani masalah kesehatannya.

Foto & Dokumentasi : Alfons Karaen//Pandu Desa Broadband//

Tampak Tugu Desa Siaga Bagian Depan
Tampak Tugu Desa Siaga Bagian Kiri
Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan