DESA LUTHARATO MELAKUKAN KEGIATAN LOMBA POSYANDU TINGKAT KECAMATAN

Panitia Perlombaan Sedang Melakukan Pertanyaan Kepada Kader Posyandu
Para Kader Posyandu Se Desa Lutharato

Lutharato.desa.id///Senin, 26/03/2018 Penilaian Lomba Posyandu dimulai pukul 09.00 Wita – Selesai oleh Tim penilaian dari Kabupaten dan Dinas Kesehatan Kab. Belu serta Puskemas.

Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan  bersumber daya masarakat, dari masarakat, oleh masarakat,  untuk masyarakat dalam menyelenggarakan pembangunan kesehatan , guna memberdayakan masarakat dan memudahkan dalam memperoleh pelayanan kesehatan agar mencapai masarakat yang sehat.

Seluruh kader dan desa antusiasnya sangat tinggi untuk meningkatkan kesehatan masarakatnya. Hal ini dibuktikan oleh keaktifan kader dalam membina posyandu di desa tersebut.

Dengan diadakannnya lomba Posyandu ini dapat meningkatkan kepedulian seluruh lapisan masyarakat di kecamatan  masing-masing sehingga keberadaan posyandu akan meningkat kinerjanya serta meningkat cakupan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat sehingga tercapai tujuan akhirnya untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam rangka nenurunkan AKI dan AKB.

Pos Pelayanan Terpadu atau yang lebih dikenal dengan Posyandu di Kecamatan Lamaknen Selatan Khususnya di desa Lutharato kembali ditantang untuk menunjukkan kemampuan dan juga inovasinya dalam lomba Posyandu Tahun 2018.

Lomba yang rutin dihelat oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Belu sejak pertama kali diadakan tahun 2018 ini diikuti oleh 12 Posyandu yang mewakili tiap kecamatan di Kabupaten Belu.

Penjurian untuk Posyandu yang mengikuti lomba ini dimulai bulan Februari 2018 dengan berkunjung langsung ke Posyandu sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan hingga bulan April 2018. Kemudian dari penilaian tersebut, tim juri akan menentukan siapa yang menjadi Posyandu terbaik dalam pelaksanaan Lomba Posyandu Tahun 2018 ini.

Nantinya, para pemenang akan mendapatkan penghargaan berupa uang pembinaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, selain itu pemenang juara pertama dalam lomba ini juga akan mendapatkan penghargaan dari Buapti Belu saat puncak Pameran di Dusun Motain Desa Silawan pada bulan April mendatang.

Tim juri Lomba Posyandu ini terdiri dari Tim dari Dinas Kesehatan, Bidan dari Puskesmas.

Dalam penilaiannya, tim juri akan melakukan penilaian yang meliputi lima indikator, yakni yang pertama adalah Administrasi Posyandu yang terdiri dari kelembagaan Posyandu, pengelolaan Posyandu, data kelengkapan administrasi, sarana peralatan dan administrasi, lalu yang kedua adalah Hari Buka Posyandu dan Kemampuan Kader yang meliputi mulai pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan serta kegiatan tambahan penunjang kesehatan.

Untuk indikator yang ketiga adalah Peran Serta Masyarakat Terhadap Hasil Kegiatan Posyandu dan Peran Tim Pokjanal Posyandu yang meliputi opini masyarakat tentang Posyandu yang bersangkutan, pembiayaan Posyandu, sumber daya dan sumber dana, pendataan hasil kegiatan, pendataan bayi, Balita dan Bumil di Posyandu, keberadaan Pokjanal Posyandu di tingkat kecamatan, dan kontribusi serta pembinaan yang telah dilakukan oleh Pokjanal.

Indikator keempat adalah Program Inovasi dan Pelayanan Posyandu, yang meliputi penilaian kehadiran tim Pokjanal Posyandu, penilaian inovasi Posyandu, penilaian program-program Posyandu, penilaian peran serta instansi terkait seperti Puskesmas, Petugas Lapangan Keluarga Berencana, dan inovasi Posyandu pada saat kunjungan penilaian.

Sedangkan indikator penilaian terakhir yakni Pembinaan Posyandu, seperti pembentukan Pembina, susunan dan peran Pembina Posyandu, serta kegiatan pembinaan.

Posyandu Sebagai Ujung Tombak Kesehatan Ibu dan Anak
Bukan tanpa alasan Dinas KesehatanKabupaten Belu sudah tujuh kali rutin menggelar kegiatan Lomba Posyandu ini. Hal ini dikarenakan fungsi vital Posyandu sebagai ujung tombak dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak yang mencakup lima fungsi pelayanan, yakni pemantauan pertumbuhan, penyuluhan gizi dan kesehatan, imunisasi, pelayanan KB dan pelayanan kesehatan dasar.

Selain itu juga adanya lomba ini bertujuan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kunjungan Balita di Posyandu, meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan kader Posyandu, juga meningkatkan pengetahuan dan peran serta masyarakat akan pentingnya Posyandu dalam peningkatan gizi dan kesehatan.

Diharapkan, nantinya apabila salah satu Posyandu yang keluar sebagai juara akan menularkan ilmunya kepada Posyandu lain, sehingga kemampuan kader Posyandu Pada umumnya di Kabupaten Belu serta terkhusus lagi di Kecamatan Lamaknen Selatan akan merata.

Editor & Foto : Pandu Desa Broadband Terpadu (Alfons Karaen)

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan